Level ini akan memberikan pengetahuan detail kepada peserta bagaimana pengaruh olah napas terhadap perubahan syaraf otonom. Peserta akan belajar untuk memahami cara mengakses syaraf otonom pada jalur Simpatik dan Parasimpatik.
Dengan alat pengukur HRV maka peserta dapat secara langsung melihat perubahan syaraf otonom yang terpengaruh melalui pendekatan pola napas. Peserta akan dibimbing untuk memahami cara mengakses syaraf parasimpatik pada beberapa jalur. Tidak hanya itu, software analisa Kubios yang sudah digunakan pada lebih dari 800 jurnal internasional juga akan diajarkan agar peserta lebih detail dalam melakukan analisa.
APA YANG PESERTA PELAJARI
Agenda seminar dan workshop pada Level 2 adalah sebagai berikut:
1. Stres
1.1. Reaksi dan Adaptasi Stres
1.2. Mengukur Tingkat Stres
2. Detak Jantung
2.1. Jantung
2.2. P-QRS-TU
3. Heart Rate Variability (HRV)
4. HRV dan Pernapasan
5. HRV Normal & Berdasarkan Usia
6. Frekwensi pada Tubuh
6.1. Jantung
6.2. Otak
6.3. Sel
7. Frekwensi pada Laju Pernapasan
8. Korelasi Frekwensi
9. Strategi Mengakses Syaraf Otonom
9.1. Pendekatan Pola Napas
9.2. Pendekatan Meditasi dan Narasi
9.2.1. Parasimpatik pada Meditasi Diam
9.2.2. Parasimpatik pada Meditasi Gerak
9.2.3. Parasimpatik pada Narasi
9.3. Pendekatan Syaraf Cranial
9.3.1. Parasimpatik jalur CN.III (Oculomotor)
9.3.2. Parasimpatik jalur CN.VII (Facial)
9.3.3. Parasimpatik jalur CN.IX (Glossopharyngeal)
9.3.4. Parasimpatik jalur CN.X (Vagus)
9.4. Pendekatan Resonansi COI (Cranial-Otonom-Intrinsik)
9.4.1. Jalur HF-Delta
9.4.2. Jalur HF-Alpha
9.4.3. Jalur HF-Theta
9.4.4. Jalur HF-Gamma
9.4.5. Jalur HF-Beta
APA YANG PESERTA DAPATKAN
1. Makalah seminar
2. HRV device
3. Aplikasi HRV
4. Software Analisa Kubios HRV Standard v3.3.0 + lisensi
5. Bimbingan pembacaan Kubios HRV
AKTIVITAS PESERTA
Peserta akan belajar berbagai pendekatan berbasis olah napas untuk dapat masuk pada gelombang syaraf otonom.
1. Memahami Respiratory Sinus Arrythmia (RSA)
2. Memahami Pergeseran Simpatik-Parasimpatik
3. Teknik olah napas yang membentuk pola napas
3.1. RSA
3.2. non-RSA
4. Teknik mengakses syaraf parasimpatik
4.1. CN.III – Oculomotor
4.2. CN.VII – Facial
4.3. CN.IX – Glossopharyngeal
4.4. CN.X – Vagus
5. Resonansi olah napas
5.1. Jalur HF-Delta
6. Cara menggunakan aplikasi HRV
7. Cara menggunakan software analisa Kubios HRV
POTENSI PERBAIKAN PALIATIF
Mempelajari dan memahami Level 2 Syaraf Otonom akan dapat memberikan potensi perbaikan paliatif untuk masalah kesehatan yang berhubungan dengan ketidakseimbangan syaraf otonom. Mereka yang berlatih metode ini secara rutin dengan bimbingan umumnya merasakan manfaat peningkatan kualitas hidup menjadi lebih baik.
Beberapa masalah kesehatan yang dapat menggunakan solusi metode ini sebagai alternatif paliatif adalah sebagai berikut:
- Physical Stress
- Emotional Stress
- Chemical Stress
- Internal stress
- Kelelahan
- Overtraining
- Syaraf Simpatik lemah
- Syaraf Parasimpatk lemah
- Susah fokus
- Sulit meditasi
- Insomnia
- Overthinking
- Kecemasan
DISCLAIMER
- Metode yang diajarkan pada Wisata Bugar memiliki aspek dominan paliatif yakni sebagai pendamping pasien dalam meningkatkan kualitas hidup, apapun pendekatan medis yang diambilnya.
- Untuk aspek pengobatan tertentu yang spesifik maka peserta harus tetap merujuk pada kedokteran medis. Metode ini tetap dapat menjadi pendamping untuk meringankan berbagai gejala klinis yang timbul dari dampak obat atau kemoterapi.
- Peserta yang ingin mengobati penyakit tetap harus berkonsultasi kepada dokter medis untuk mendapatkan saran-saran. Setelah itu, peserta dapat paralel menggunakan metode yang diajarkan pada setiap levelnya untuk melakukan perbaikan paliatif dengan bimbingan.
- Penggunaan teknik dan/atau metode yang diajarkan pada Wisata Bugar pada setiap levelnya harus berkonsultasi dan mendapat pendampingan dari Instruktur yang ditunjuk.
PRASYARAT PESERTA
Peserta harus sudah pernah mengikuti Level 1 Fundamental