Level 1: Fundamental

Level ini akan memberikan gambaran mendasar kepada peserta bagaimana pengaruh olah napas terhadap berbagai kimiawi darah yang terkait dengan metabolisme nutrisi. Peserta akan belajar bagaimana Oksigen dan Karbondioksida berpengaruh terhadap metabolisme Glukosa.

Peserta juga akan memahami bagaimana kondisi metabolisme Glukosa pada tubuh saat normal dan saat tidak normal. Apa-apa yang merupakan dampak fisiologis dan patologis dari suatu perubahan metabolisme Glukosa akan dijelaskan secara detail dengan praktek teknik pernapasan.

APA YANG PESERTA PELAJARI

Agenda seminar dan workshop pada Level 1 Fundamental merupaka prasyarat sebelum belajar pada level berikutnya.

Peserta akan belajar mengenai hal-hal sebagai berikut:

1. Hormesis
2. The Power of Stress
2.1. Stres dan Keyakinan
        2.2. Stres dan Positive Mindset
        2.3. Stres dan Menolong Orang
        2.4. Jalur Stress
                   2.4.1. HPA
                   2.4.2. Adrenal Medullary
        2.5. Stress Hormones
                   2.5.1. Aspek Individual
                   2.5.2. Aspek Sosial
3. Energi pada Manusia
4. Biomekanika Pernapasan
        4.1. Ventilasi
        4.2. Pertukaran Gas
        4.3. Pusat Pengaturan Pernapasan
        4.4. Kemoreseptor
5. Spirometri
6. Vital Signs
        6.1. Temperatur
        6.2. Detak Jantung
        6.3. Tekanan Darah
        6.4. Laju Pernapasan
        6.5. Saturasi Oksigen
        6.6. Glukosa Darah
        6.7. AVPU
        6.8. End-tidal CO2
7. Intermittent Hypoxia
        7.1. Hypoxia-Inducible-Factor
        7.2. Manfaat Intermittent Hypoxia
        7.3. Oxygen Debt
8. Metabolisme pH
        8.1. Respiratory Alkalosis
        8.2. Respiratory Acidosis
        8.3. Buffer
        8.4. Mengapa pH menjadi Penting?
        8.5. Contoh Klinis Intervensi pH
        8.6. Korelasi pada High Altitude
9. Metabolisme Glukosa
        9.1. Kondisi Normal
        9.2. Gluconeogenesis
        9.3. Gula Darah Sewaktu
        9.4. Gula Darah Puasa
        9.5. HbA1C
        9.6. Insulin Puasa
10. Metabolisme Lactate
11. Metabolisme Lemak

APA YANG PESERTA DAPATKAN

1. Makalah seminar
2. Alat ukur gula darah
3. Test strip gula darah
4. Alkohol swab
5. Jarum Lancet
6. Kertas pH Universal
7. Oxymeter
8. Free testing HbA1C

AKTIVITAS PESERTA

Peserta akan belajar teknik olah napas dengan mengunakan alat ukur untuk melihat pengaruhnya terhadap:

1. Toleransi Karbondioksida
2. SpO2
3. Detak jantung
4. High altitude
5. Glukosa Sewaktu
6. HbA1C
7. Gluconeogenesis
8. Lactate
9. Lemak

POTENSI PERBAIKAN PALIATIF

Mempelajari dan memahami Level 1 Fundamental akan dapat memberikan potensi perbaikan paliatif untuk masalah kesehatan yang berhubungan dengan metabolisme Oksigen, Karbondioksida, pH, Glukosa, Lactate, dan Lemak. Mereka yang berlatih metode ini secara rutin dengan bimbingan umumnya merasakan manfaat peningkatan kualitas hidup menjadi lebih baik.

Beberapa masalah kesehatan yang dapat menggunakan solusi metode ini sebagai alternatif paliatif adalah sebagai berikut:

  1. Diabetes Tipe II
  2. Diabetes Tipe I
  3. Hiperlipidemia
  4. Jantung koroner
  5. Asam Urat tinggi
  6. Obesitas
  7. Tidak Punya Keturunan
  8. Gagal Ginjal
  9. Peningkatan stamina dan tenaga
  10. Peningkatan fokus
  11. Pengurangan intensitas merokok
  12. Perbaikan kualitas penglihatan
  13. Masalah hormonal
  14. Kecemasan
  15. Anemia
  16. Maag
  17. GERD
  18. Anomali Sel (kista, tumor, mioma, kanker)

DISCLAIMER

  1. Metode yang diajarkan pada Wisata Bugar memiliki aspek dominan paliatif yakni sebagai pendamping pasien dalam meningkatkan kualitas hidup, apapun pendekatan medis yang diambilnya.
  2. Untuk aspek pengobatan tertentu yang spesifik maka peserta harus tetap merujuk pada kedokteran medis. Metode ini tetap dapat menjadi pendamping untuk meringankan berbagai gejala klinis yang timbul dari dampak obat atau kemoterapi.
  3. Peserta yang ingin mengobati penyakit tetap harus berkonsultasi kepada dokter medis untuk mendapatkan saran-saran. Setelah itu, peserta dapat paralel menggunakan metode yang diajarkan pada setiap levelnya untuk melakukan perbaikan paliatif dengan bimbingan.
  4. Penggunaan teknik dan/atau metode yang diajarkan pada Wisata Bugar pada setiap levelnya harus berkonsultasi dan mendapat pendampingan dari Instruktur yang ditunjuk.
PRASYARAT PESERTA

Siapapun dapat mengikuti level ini.