ALPHA: SEBUAH SAINS TENTANG TRANSENDENSI MEDITASI, METAFISIK, DAN TENTANG RESONANSI DAN VIBRASI.
Sejak zaman dahulu kala banyak sekali ilmu tentang meditasi maupun ilmu-ilmu sejenis dan pembuktian bahwa ilmu-ilmu macam itu mampu untuk mewujudkan banyak harapan manusia, mulai dari mewujudkan harapan dan keinginan, mempengaruhi masyarakat, maupun sekedar menyembuhkan penyakit personal.
Hanya saja sayangnya pembuktian terhadap ilmu-ilmu tersebut seringkali dianggap metafisik maupun supernatural. Kita masih menganggap bahwa supernaturalism merupakan ranah yang tidak dapat dijangkau nalar dan logika.
Namun semua berubah ketika pada sekitar medio 1960-an muncul suatu penelitian dan studi yang dilakukan oleh seorang yogi (praktisi yoga dan meditasi) yang membuat suatu eksperimen tentang bagaimana meditasi dapat menciptakan resonansi komunal yang dapat mempengaruhi masyarakat dan pribadi seseorang (maupun orang banyak).
Dalam eksperimen tersebut ia mengumpulkan 1% dari jumlah populasi di suatu kota dan diminta bermeditasi bersama menggunakan suatu mantra India kuno dengan satu tujuan yang sama yakni untuk menghilangkan sifat jahat yang ada pada orang-orang kota tersebut.
Dan hasilnya adalah kejahatan di kota tersebut berkurang sebanyak 16% !!!
Lalu ketika kegiatan ini diduplikasi pada 1970-an di kota yang lain, terjadi pula fenomena yang sama pada kota tsb, dan begitu pula ketika diduplikasi lagi di kota lainnya pada 1980-an.
Apa yang sebenarnya terjadi dalam praktek meditasi bermantra India kuno tersebut? Saktikah mantranya? Ataukah ada mekanika lain yang bekerja dibalik kesadaran dan pemahaman level saintik manusia?
Setelah melalui berbagai macam penelitian dan kesimpulan yang ada pada ratusan jurnal, ternyata jawabannya adalah ini:
- Mekanika kerja mantra ternyata adalah untuk membawa otak masuk ke frekwensi Alpha. Dimana sesungguhnya semakin sesuatu tak memiliki arti, tak memiliki makna, tak memiliki definisi, maka otak akan semakin diam karena tak mampu menemukan apapun. Ketika otak diam inilah otak akan memasuki Alpha, yaitu frekwensi dimana otak seseorang berada pada level meditatif dan relaksasi karena tidak banyak bekerja dan hanya mengirimkan sinyal dari naluri intuitif (niat) yang dibentuk di hati (perasaan) saja. Dalam poin ini seseorang haruslah tulus dan apa adanya.
- Alpha adalah pangkal dari resonansi komunal (communal resonance), karena pada gap/range frekwensi alpha-lah frekwensi semesta (bumi) berada, yaitu 7.83 Hz. Range frekwensi alpa adalah 7-12 Hz. Yang berarti bila seseorang berhasil memasuki alpha, terutama bila pas pada 7.83 Hz maka secara otomatis ia akan terhubung pada seantero semesta, seberapa jauh ia mampu memancar dan terhubung sepertinya bergantung pada kekuatan pikiran (mindpower) dan kekuatan niatnya (strengh of will and intention).
Jawaban mengapa teknik dan eksperimen tsb diatas berhasil adalah karena dalam level frekwensi transendensi (alpha) mereka menyuarakan suatu niat tulus yang sama yang kemudian beresonansi ke semesta dan mempengaruhi semua orang yang berada dalam radius jangkauan kekuatan kumpulan orang yang melakukan itu. Kenapa bisa begitu? karena sejatinya tubuh dan pikiran manusia merupakan bagian dari semesta (bumi).
- Disini didapat suatu kesimpulan lain, yaitu bahwa ternyata dunia ini memang dikendalikan oleh resonansi dan vibrasi frekwensi. Maka benarlah salah seorang ilmuwan besar Nicola Tesla yang berkata, “bila kau ingin mengetahui rahasia semesta, maka lihatlah dalam sudut pandang frekwensi, resonansi dan vibrasi”.
- Kesimpulan lainnya adalah, bahwa apapun yang dianggap oleh sains masa kini sebagai suatu hal yang bersifat mistis, metafisik sebenarnya itu hanyalah karena pembuktiannya belum ada. Dan disebut “belum ada” bukan berati tidak ada. Selalu ada pemahaman yang masuk akal dari setiap fenomena. Tak terkecuali dengan mistisisme. Permasalahannya hanyalah akal manusianya sampai atau tidak.
Bila resonansi dan vibrasi mampu berbuat sedemikian banyak hanya dengan modal mampu memasuki Alpha, maka berarti memasuki Alpha merupakan elemen fundamental yang valid harus dikuasai secara mutlak dalam mewujudkan harapan dan keinginan. maka inilah esensi dan tujuan utama mempelajari GELOMBANG ALPHA di dalam Metode Napas Ritme OMG.
Beberapa penelitian mengenai pentingnya Alpha silahkan disimak pada video berikut ini: