Peserta Kelas Normalisasi Diabetes menunjukkan Hasil Yang Menggembirakan Pada Perubahan Gula Darahnya

Satu per satu, peserta yang mengikuti semua tahapan latihan pembelajaran kelas Normalisasi Diabetes ini mulai menunjukkan perubahan gula darah yang berarti.

Mulai memahami dan menyadari bahwa olah napas itu cuma teknik saja, yang paling penting adalah datangnya ilmu ke akal dan hati masing-masing sehingga tahu kenapa tekniknya menyebabkan perubahan ini dan itu.

Ketika perubahan itu sudah diketahui, berikutnya ia dapat melakukan adaptasi terhadap dirinya sendiri. Mengerti untuk menerapkan mana yang paling baik untuk dirinya dan dengan dampak terbaik.

Kapan gula darah akan naik dan kapan ia dapat turun? Bagaimana membongkar gula darah pada saat itu dan bagaimana membongkar gula darah yang tersembunyi seperti misalnya A1C. Peserta juga paham bagaimana cara mengukur berbagai perubahannya sesuai dengan yang umumnya disepakati medis. Jika berkeluasan rezeki dan memiliki resiko pada diabetes maka ia dengan sadar diri mau membeli alat ukur yang bersesuaian.

Percayalah, saya berulang kali sering menjumpai para perokok berat penderita diabetes yang bahkan sangat malas membeli alat ukur gula darah. Namun lucunya, ia berharap kalau ia akan terbebas dari diabetes hanya dengan 1-2x latihan saja. Sementara kebiasaan merokoknya luar biasa hebat, sementara kebiasaan makannya asalan, segala dimakan, juga tidak terkontrol. Olahraga, ya malas-malasan. Tapi orang-orang ini berharap gula darahnya menjadi normal dalam 1-2x sesi latihan saja.

Karakter yang seperti itu memang susah untuk dinasehati.

Maka, teknik apapun menjadi tidak ada gunanya. Berurusan dengan para manusia ‘halu’ memang sedikit merepotkan. Tapi kadang-kadang ya ketemu juga. Selalu diingatkan. Jika mau. Jika tidak mau? Ya tidak apa-apa. Hidup adalah pilihan. Saya memilih berada pada orang-orang yang mau melakukan perubahan.

Itulah kenapa saya selalu mengikat peserta kelas saya dengan serangkaian pertemuan sesi latihan. Ada yang 8x sesi latihan, ada yang 16x sesi latihan, 21x sesi latihan, 24x sesi latihan, dan sebagainya.

Jika saya melihat mereka rajin datang di kelas Zoom saya maka saya pastikan perubahannya akan terjadi dengan baik. Akan dibantu untuk dicarikan solusinya jika mau berkomunikasi. Asalkan saya tahu mereka latihan dan mereka mau menunjukkan perubahan data hasil pengukuran latihannya maka itu sudah cukup untuk dibantu lebih detail.

Bagaimana jika peserta tidak ingin ada ‘ikatan’ seperti ini?

Mudah saja.

Silahkan menonton pada channel Youtube saya. Gratis 100%. Ada banyak sesi-sesi gratis yang dapat diikuti disana. Tanpa perlu modal alat ukur apapun. Modal kuota saja. Itupun bisa nebeng WiFi tetangga kalau mau lebih gratis lagi.

Hanya memang pada channel Youtube tidak melayani diskusi intensif. Jika dirasa ada ritme yang bermanfaat, silahkan dimanfaatkan. Untuk diri Anda, keluarga Anda, kelompok latihan Anda, atau untuk siapa saja.

Channel Youtube saya menjadi bahasa saya berkomunikasi secara ritme dengan berbagai peserta kelas saya, juga dengan pasien-pasien saya. Sekaligus sebagai jembatan perkenalan bagi siapapun yang ingin tahu, icip-icip, dan mengetahui apa dan bagaimana Metode Napas Ritme. Penjelasannya terang benderang disana. Cara mengukurnya diberi tahu, alat ukurnya diinformasikan, bahkan ritmenya juga ada disana.

Di era pandemi ini, Diabetes merupakan salah satu resiko Komorbid serius. Sangat serius. Maka, jika Anda memang menderita diabetes, segeralah melakukan perbaikan. Pada apapun teknik yang Anda yakini.

About Mas Gunggung

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by Mas Gunggung