BERIKUTNYA, ELECTRODERMAL ACTIVITY (EDA)
Beberapa waktu lalu, ketika mengisi kelas Zoom pada suatu komunitas kesehatan, saya ditanya mengenai “what next dari Metode Napas Ritme? Setelah EKG via HRV, EEG via Brainwave?”
Jawab saya, “EDA atau electrodermal activity!”
“Maksud Anda skin conductance?”
“Yes!”
” This is another ‘brain’ that we have to understand!”
Jadi, setelah EKG, EEG, kemudian EDA.
Lagi-lagi … Frekwensi!
Insya Allah tahun ini akan rilis kelas untuk electrodermal activity yang berisi pengetahuan apa yang dapat dicapai dari situ untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan ringan maupun berat. Tentu saja yang terhubung dengan olah napas.
Kombinasi pengetahuan dari EKG, EEG, dan EDA ini akan luar biasa menjelaskan banyak hal.
Salah satunya adalah bagaimana mengetahui latihan (aktivitas fisik, olah napas, dll) yang paling cocok dan alamiah untuk Anda pada saat itu pada suatu tujuan.
Menarik bukan?
Tunggu tanggal mainnya…


