PEMBUKAAN KELAS REGULER SABTU ANGKATAN KE-10
RESONANSI INDIVIDU DAN RESONANSI KOMUNAL
Ketika seseorang dalam kondisi sakit yang cukup berat maka satu-satunya cara berkomunikasi dengan tubuhnya adalah melalui layer abstraksi, atau dalam hal ini bahasa ‘rasa’. Sebab pada saat itu berbicara rasanya lelah dan malas, seakan tidak ada tenaga, bahkan membuka matapun seringkali dirasa cukup mengurasi tenaga. Sehingga lebih banyak berbaring dan memejamkan mata dan hanya bernapas saja.
Pada momen itu masih tetap ada ikhtiar perubahan yang dapat dilakukan untuk melakukan perbaikan. Salah satunya melalui perubahan ritme napas dan pembentukan layer abstraksi.
Layer abstraksi yang dimaksud disini bisa saja imajinasi, niat, semangat, keinginan, dan tentu saja rasa.
Seperti halnya otot, layer abstraksi harus dilatih. Agar ia menguat. Anda harus melatih neuroplasticity pada titik ini. Sebab pada akhirnya nanti ‘teko hanya akan mengeluarkan isi apa adanya’. Apa yang Anda latih dan benamkan pada seluruh pengetahuan yang dikenali oleh sistem syaraf akan keluar secara otomatis.
Kelas Reguler Minggu akan mengajari peserta langkah demi langkah untuk membangun dan menguatkan layer abstraksi. Bagaimana membangun rasa yang positif yang pernah diteliti oleh sains dan medis. Menempelkannya pada frekwensi dan merambatkannya pada tubuh. Setelah ia melakukan untuk dirinya sendiri, kemudian mulai belajar merambatkannya melalui resonansi frekwensi. Jika resonansi individu tidaklah cukup, maka sekian rambatan rasa dari yang lain akan dapat membantu. Sebab bisa saja, rasa Anda saat itu sedang ‘palsu’ sehingga tidak memiliki efek apapun pada tubuh, namun ada rasa ‘asli’ milik peserta lain yang justru dapat berefek pada tubuh Anda.
Ini adalah konsep resonansi individu dan resonansi komunal.
///
/// PELAKSANAAN LATIHAN
///
Start Latihan: 12 Maret 2022
Setiap jam: 10:45 WIB
Lama pelatihan: 2 (dua) bulan
Kuota: 50 orang
Demikian informasinya.
Sampai jumpa para peserta di kelas resonansi perdana yang akan datang.
Salam hangat,
Intan (0896.5173.4140)
