Very Low Frequency (VLF) HRV dan Potensi Penurunan Resiko Mortalitas/Kematian

KENAPA VERY LOW FREQUENCY (VLF-HRV) ?

Oleh: Mas Gunggung

Kemarin ada peserta yang bertanya, kenapa VLF atau Very Low Frequency HRV baru diangkat sekarang-sekarang ini?

Well, hal ini karena belum ada aplikasi yang dapat menunjukkan informasi angka VLF ini.

Seseorang baru bisa mendapatkan informasi mengenai VLF ini apabila dia menggunakan aplikasi khusus berbasis laptop seperti misalnya Kubios HRV (versi Standard maupun versi Premium).

Sedangkan tidak semua orang mau, dan laptopnya mampu, untuk instalasi software ini. Misalnya, instalasi Kubios HRV memerlukan MatLab yang ukurannya cukup besar.

Maka dari itu, pemahaman mengenai VLF-HRV ini baru dapat diberikan pada kelas khusus mengenainya yang memerlukan Kubios HRV pada laptop peserta.

Dan ini akan dijelaskan pada Kelas KURAMA atau Kuliah Ramadhan 2022 mendatang yang sekaligus sebagai kelas perdana mengenai bagaimana cara memahami Heart Rate Variability (HRV) bagi mereka yang sudah memiliki alat dan aplikasi yang kompatibel dengan Kubios HRV tersebut.

Kenapa VLF?

VLF adalah kekuatan frekwensi dalam kisaran antara 0,0033 dan 0,04 Hz, yang setara dengan ritme atau modulasi dengan periode yang terjadi antara 25 dan 300 detik. VLF memiliki hubungan yang lebih kuat dengan semua penyebab kematian daripada pita LF dan HF. [1,2,3]

Saya ambil contoh mengenai kematian tiba-tiba akibat Aritmia atau gangguan irama jantung.

Studi yang dilakukan oleh Fleiss et all menunjukkan hubungan yang jelas antara kekuatan power VLF yang rendah dengan kematian tiba-tiba akibat Aritmia.[4]

Maka dari itu pada salah satu audio saya di channel Youtube “Mas Gunggung” ada saya masukkan satu ritme untuk perbaikan Aritmia. Bagi Anda yang memiliki diagnosa lab yang positif Aritmia maka dapat menggunakan audio tersebut untuk latihan dan melakukan perbaikan jantung Anda. Ini salah satu sumbangsih MG untuk para penderita Aritmia yang memiliki dasar rujukan kenapa mesti menggunakan ritme-ritme tersebut.

Anda dapat melihat videonya disini:

  • Perbaikan Aritmia: https://www.youtube.com/watch?v=RidNW_vfft0
  • Perbaikan Kelistrikan Jantung: https://www.youtube.com/watch?v=yk5x0x-TnQk

Selain itu, inflamasi yang tinggi juga terlihat dari rendahnya power VLF-HRV di tubuh Anda. Ada studi yang dilakukan oleh Bremner et all pada 264 orang usia muda untuk melihat korelasi antara tingginya protein CRP (yang biasa dijadikan parameter inflamasi/peradangan pada tubuh), IL-6 (protein pro inflamasi) dengan nilai HRV. Pada penelitian ini, tingginya inflamasi juga terlihat dari rendahnya power VLF-HRV jantung Anda.[5]

Saya telah membuat 7 (tujuh) hari kelas meditasi Napas Ritme pada ritme-ritme rendah ini dan dipublikasikan di channel Youtube saya. Anda dapat menggunakan video tujuh hari itu untuk melakukan perbaikan pada power VLF-HRV.

Anda dapat melihatnya disini: https://www.youtube.com/watch?v=GLgepWi2Rl0&list=PLOJJVRyQq7nVU5gNWe-6H82vIH4bE7Ujf

Video tersebut adalah rekaman pada sesi Kelas 21 Hari Non Stop beberapa bulan yang lalu yang sengaja saya publikasikan di Youtube saya. Free, ndak perlu bayar apapun. Ini adalah salah satu sumbangsih MG untuk mereka yang ingin meningkatkan power VLF-HRV pada jantungnya.

Tentu saja bagi yang mau melatihnya. 

Bagi yang tidak mau, berarti mungkin punya solusi sendiri. Tinggal ditanyakan saja pada diri sendiri, apa solusi olah napas untuk kasus diatas? Punya kah? Jika punya, maka bagus. Jika tidak punya, maka sebaiknya mulai memikirkan dan melakukan mersudi dengan baik atau belajar pada yang dirasa mampu.

Beberapa informasi diatas hanyalah contoh saja bagaimana Metode Napas Ritme memiliki potensi yang kuat untuk melakukan perbaikan pada tubuh hingga pada level menurunkan resiko mortalitas/kematian berdasarkan parameter VLF-HRV.

Metode Napas Ritme bukan hanya dapat menjelaskan kenapa begini dan begitu, melainkan juga memberikan solusi nyata untuk itu.

Sekali lagi, coba ditanyakan pada diri sendiri, adakah solusi olah napas yang Anda kuasai yang dapat menurunkan resiko mortalitas/kematian yang dapat dianalisa dan dilakukan? Jika Anda belum dapat menjawab ini, maka mulailah mersudi untuk melihat apa manfaat dan potensi dari olah napas yang selama ini sudah dipelajari atau ‘dimiliki’.

Adakah informasi lain mengenai VLF-HRV ini?

Tentu saja ada.

Nanti diberikan di kelas KURAMA atau Kuliah Ramadhan 2022 mendatang yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 April 2022 mendatang. Sampai ketemu para peserta pada kelas tersebut.

Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Salam hangat,
MG


Referensi:
[1]. Reduced heart rate variability and mortality risk in an elderly cohort. The Framingham Heart Study. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/8044959/)[2]. Autonomic dysfunction predicts mortality in patients with multiple organ dysfunction syndrome of different age groups. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16148471/)[3]. Impact of reduced heart rate variability on risk for cardiac events. The Framingham Heart Study. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/8941112/)[4]. Frequency domain measures of heart period variability and mortality after myocardial infarction. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/1728446/)[5]. Decreased heart rate variability is associated with higher levels of inflammation in middle-aged men. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18926158/)

About Mas Gunggung

He is martial artist in Pencak Silat Merpati Putih. He develops health and wealth program in pencak silat based on breathing exercises which called "Napas Ritme". Individuals who are not scientists or engineers, but believe in the importance of science.

View all posts by Mas Gunggung